Sebelum pasien menjalani lasik ada beberapa hal dan kegiatan pemeriksaan yang harus di jalani, antara lain:
- Hendaknya sebelum pemeriksaan pasien sudah memakai lensa kontak lunak minimal 2 minggu dan untuk lensa kontak keras atau RGP minimal 1 bulan, ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi kornea menjadi normal.
- Pasien hendaknya tidak datang sendiri, melainkan ada teman atau pendamping, karena pada umumnya jika di perlukan pemeriksaan dengan dilatasi atau pelebaran pada pupil untuk memeriksa retina secara menyeluruh, maka penglihatan akan menjadi kabur selama sekitar 4-5 jam, dan ini untuk membantu jika pasien harus pulang dengan kendaraan mobil (harus ada yang setir, atau pilihan lain, naik taksi).
- Pada saat registrasi, pasien akan di jelaskan bagaimana proses lasik dan sebagainya
- Menjalani pemeriksaan oleh Refraksionis Optisien meliputi, pengukuran lebar pupil, ukuran refraksi, pemeriksaan topography kornea, pemeriksaan abberasi dan pemeriksaan tebal kornea.
- Selanjutnya konsultasi dan menjalani pemeriksaan oleh Dokter spesialis mata, meliputi pemeriksaan refraksi, Kornea, air mata, fundus dan menentukan kelayakan untuk menjanai lasik.
- Penjadwalan hari tindakan lasik atas kesepakatan dokter dan pasien.
Tahapan LASIK:
LASIK merupakan tindakan operasi tanpa harus rawat inap. Pasien hanya memerlukan anestesi topical (tetes mata) selama operasi, tanpa merasakan sakit/nyeri. Waktu yang dibutuhkan untuk kedua mata sekitar 20 menit dan saat lasernya bekerja memerlukan waktu sekitar 20 detik/mata.
Tahap 1 Membuat flap (lapisan) pada kornea dengan menggunakan mikrokeratom
Tahap 2 Setelah flap dibuka, mesin laser langsung bekerja pada kornea mata. Sebagian flap masih menempel pada kornea.
Tahap 3 Setelah tindakan laser, flap akan dikembalikan pada posisi semula dan akan melekat erat tanpa perlu penjahitan.
Lihat Animasi Lasik: Play otomatis atau Step-by-Step (Untuk melihatnya diperlukan Flash Player - Jika belum ada, Download dan install Sekarang)











