Apa Pengertian EPI-LASIK?
Epi-Lasik adalah singkatan dari Epithelial Laser Assisted In-Situ Keratomileusis. Dengan teknik ini koreksi penglihatan dapat mencapai hasil yang optimal, khususnya bagi pasien dengan kondisi tertentu, seperti kornea yang tipis, mata kering dan pupil lebar. Epi-Lasik merupakan kombinasi dari dua teknik laser untuk koreksi penglihatan yang sudah biasa dilakukan yaitu LASIK dan PRK (photo refractive keratectomy). Epi-Lasik tidak memotong kornea, namun hanya mengelupas jaringan permukaan kornea (epitel), sehingga ukuran flap yang terbentuk sangat tipis (60 mikron). Berbeda dengan LASIK yang membuat flap kornea setebal 140 mikron, dan pada teknik PRK yang mengambil lapisan epitel dengan pemberian alkohol dan dikerok. Hasil operasi akan didapat secara bertahap dengan efek samping paska operasi yang minim dan komplikasi flap yang sangat jarang.
Kandidat Epi-Lasik yang ideal:
- Berusia di atas 18 tahun dengan ukuran refraksi stabil sekurang-kurangnya 1 tahun.
- Tidak memiliki penyakit mata seperti katarak, glaukoma, infeksi dsb.
- Tidak dalam kondisi hamil atau menyusui.
- Tidak dalam pemberian obat-obatan, seperti steroid atau imunosupressants.
- Setelah diberikan obat tetes untuk kekebalan (anestesi topical), dengan menggunakan alat khusus (epi-keratom), epitel pada permukaan kornea dipisahkan dan dilipat ke arah luar.
- Laser bekerja pada permukaan kornea untuk membentuk kelengkungan yang baru sesuai ukuran refraksi atau tingkat aberasi pada mata
- Flap epitel dikembalikan pada posisi semula dengan alat spatula atau dilepas, kemudian diberikan obat tetes mata dan dipasangkan lensa kontak penahan (bandage contact lens).
Karena tidak semua pasien memiliki ketebalan kornea yang cukup untuk tindakan bedah refraksi (kurang dari 500 mikron). Juga karena beberapa dari mereka memiliki mata kering, ukuran pupil lebar, serta kelengkungan kornea terlalu cekung atau mendatar, sehingga beresiko terjadi komplikasi saat dilakukan pembuatan flap kornea.
Teknik Epi-Lasik mampu menghindarkan resiko komplikasi atau efek samping baik pada saat operasi maupun paska operasi. Dibandingkan PRK atau LASEK, tindakan Epi-Lasik lebih aman dan prediktif. Selain itu efek samping yang ditimbulkan lebih kecil, juga resiko komplikasi paska operasi sangat jarang terjadi. Penyembuhan secara natural dan tidak berbekas.
Dalam melakukan prosedur Epi-Lasik, i Care LASIK CENTER menggunakan mesin-mesin generasi terdepan yaitu MICROKERATOME AMADEUS II. Alat khusus yang sangat canggih, digunakan untuk melakukan pembuatan flap kornea yang sangat tipis untuk hasil yang optimal.











